Rabu, 27 Januari 2016

Sekeping Kisah Tentang Diriku

Sumpah, demi apapun, aku sangat bersyukur bisa berada di dunia ini. Beruntunglah aku masih bisa merajut kisah suka-duka penuh warna di sini.
 Aku, sang "Rafid", akan terus berkelana di dunia ini. Menjalankan skenario Allah swt yang telah disusun secara sempurna.

***

   Hai, dunia!
 Izinkanlah aku untuk menyampaikan beberapa untaian kata perkenalanku. Aku mohon..

Rafid, manusia yang memiliki sejuta mimpi :)



  Muhammad Rafid Nadhif Rizqullah, adalah sebuah nama indah penuh makna yang telah orangtuaku beri kepadaku. Dan kalian, para teman-temanku, boleh memanggilku dengan sebutan apa saja : Rafid, Nadhif, atau apapun.
 Sapa saja aku, jangan malu-malu. Aku pasti akan menjawab sapaanmu itu.

   Kata sang malaikat jiwa dan ksatria tanpa kudaku, Muhammad Rafid Nadhif Rizqullah itu memiliki arti yang indah. Mereka berharap, aku dapat menjadi seseorang yang sama dengan namaku.
 Arti nama lengkapku itu adalah, orang yang sikapnya seperti Nabi Muhammad, penolong, bersih, dan selalu mendapatkan rezeki dari Allah swt.

  Sebelum aku diberi untaian nama penuh makna yang indah, aku lahir ke dunia dengan selamat di Rumah Sakit Umum Cibabat, Cimahi. Lalu, sang ksatria tanpa kudaku, yang kupanggil dengan 'Abi', mengumandangkan adzan di telingaku.
 Dan kau tahu kapan peristiwa itu terjadi? Pada tanggal 18 September 2003 di Cimahi. Ya, bisa kau simpulkan sendiri, bahwa aku lahir di Cimahi, 18 September 2003.

 Waktu terus bergulir sangat cepat. Ingin rasanya aku mengejar waktu, bukan waktu yang mengejarku. Tapi, apa daya. Itu sangatlah mustahil.

 Tak terasa, aku sudah menempuh masa Taman Kanak-Kanakku. Dengan senang, aku lulus dari TK Bina Mandiri, sekolah kesayanganku.
 Lulus dari TK, aku melanjutkan studiku. Aku pun masuk ke sebuah sekolah dasar, yaitu SDIT Fithrah Insani 1.  Di SDIT Fithrah Isani 1 tercinta, aku menimba ilmu, bermain, dan merajut milyaran kenangan.
 Seperti yang kubilang tadi, waktu terus bergulir sangat cepat. Hingga akhirnya, 6 tahun sudah terlewati. UN pun sudah aku tempuh dengan lancar. Sampailah aku pada gerbang kelulusan. Ya, aku telah dinyatakan lulus dari SDIT Fithrah Insani 1.
Selamat tinggal, masa putih-merahku! :')
  Alhamdulillah, setelah  aku lulus SD, aku masih bisa melanjutkan pendidikanku ke jenjang yang lebih tinggi. Kini aku sudah resmi tercatat sebagai siswa di SMP Negeri 1 Kota Bandung.
 Bangga? Tentu.

  Hm.. tunggu.
Apakah kau punya hobi? Pastinya kau akan menjawab, "Iya.". Bukankah begitu?
Sama seperti kau, aku juga memiliki hobi. Hobiku segudang, sehingga jika aku menuliskannya semua di sini, kau akan bosan membaca hobiku yang banyak. Lagipula, tidak perlu juga kan, aku memberitahu semua hobiku?
 Ehm, oke. Baiklah, aku akan memberitahu seperseratusnya saja, ya.  Contohnya, menulis, menggambar, mewarnai, dan lain-lain.

  Hei, apa tadi? Menulis?
Iyaps, menulis. Aku sangat suka merangkai aksara, menggabungkannya dengan konflik yang membahana.
 Alhamdulillah, berkat hobiku menguntai aksara, sudah 12 bukuku yang diterbitkan. Selain itu, hobiku ini mengantarkanku meraih juara 2 lomba menulis cerpen kategori penulis di Apresiasi Sastra Sekolah Dasar / KPCI 2014.
 Sebelum aku meraih juara 2 di KPCI, aku sempat merasakan bagaimana rasanya kegagalan di KPCI 2013. Ya, jadi aku pernah menjadi peserta KPCI 2013 dan 2014.

 Dan... uhm, jangan kira aku sudah bahagia dan merasa puas sekarang. Sekarang aku belum bahagia dan puas. Aku masih berada pada titik-titik bawah. Sekarang aku sedang berusaha untuk menjadi yang terbaik.
 Aku yakin, dengan usaha yang kuat, belajar, berdo'a, dan bertawakal, aku akan menjadi yang terbaik. Aku akan berhasil meraih milyaran mimpi yang kupunya.

 Insya Allah, Aamiin..

***

It's me, friends!
     Contact me :

Facebook : Muhammad Rafid Nadhif Rizqullah
Twitter     : @DhifnadhifRafid
Fanpage   : Muhammad Rafid Nadhif Rizqullah
Instagram : mrnr_18
Ask.fm    : DhifnadhifRafid18
E-mail     : - coretanrafidpenulis@gmail.com
                  - profilnadhif@yahoo.co.id




***

 "Bermimpilah setinggi langit. Setidaknya jika kau terjatuh, kau akan berada di antara bintang-bintang." - Ir. Soekarno

Tidak ada komentar:

Posting Komentar